Minggu, 26 Februari 2012

Lirik Lagu Avril Lavigne feat. Evan Taubenfeld - Best Years Of Our Lives



***

Oh oh o Oh Oh o (3x)

We had the best years of our lives
But you and I would never be the same
September took me by surprise
And I was left to watch the seasons change
Oh oh oo Oh Oh o (3x)

It’s been so quiet since you’re gone
And everyday feels more like a year
Sometimes I wish I could move on
The memories would all just disappear

So many things I should’ve,
Said when I had the chance
So many times we took it all for granted

[Chorus]
I’d never thought this could ever end
I’d never thought I’d lose my best friend
Everything is different now
Can we stop the world from turning?

I’d never thought I’d have to let you go
I’d Never thought I’d ever feel this low
I Wish I could go back
And we’d stop the world from turning

Oh oh o Oh Oh o (3x)
Looking back on better days
When we were young, we thought we knew so much
And now it seems so far away
I’m wondering If I was good enough

So many things I should’ve
Said when I had the chance
So many times we took it all for granted

[Chorus]
I’d never thought we would ever end
I’d never thought I’d lose my best friend
Everything is different now
Can we stop the world from turning?

I’d never thought I’d have to let you go
I’d Never thought I’d ever feel this low
I Wish I could go back
And we’d stop the world from turning

Gone are all the days
When we swore we’d never break
And now I’m left here alone

Oh oh o Oh Oh o(3x)
Oh oh o..
Oh oh o Oh Oh o
I’d never thought this would ever end
Oh oh o Oh Oh o
I’d never thought I’d lose my best friend
Oh oh o Oh Oh o
Everything is different now,
Oh oh o Oh Oh o
Can we stop the world from turning?

[Chorus]
I’d never thought this could ever end
I’d never thought I’d lose my best friend
Everything is different now
Can we stop the world from turning?

I’d never thought I’d have to let you go
I’d Never thought I’d ever feel this low
I Wish I could go back
And we’d stop the world from turning
Oh oh o Oh Oh o (2x)
Oh oh o o

Polteng (Polisi Ganteng) Indonesia


Si Polteng Polisi Ganteng mendadak terkenal , Banyak predeksi yang mengatakan jika Bripda Saiful Bahri  akan mengikuti jejak rekannya Norman kamaru tuk menjadi artis dan melepas Baju dinasnya , Namun saat dimintai  tanggapan tentang hal tersebut si Bripda Saiful Bahri  yang mendapat julukan si polteng alias Polisi ganteng ini menampiknya
Menjadi Polisi adalah cita cita saya sejak kecil , apapun keadaanya dan bagaimanapun keadaanya saya tidak akan melepas baju dinas saya ini , demikian tutur si polteng atau polisi ganteng Bripda Saiful Bahri  saat ditanya apakah dia akan meninggalkan kepolisian dan lebih memilih gemerlapnya dunia artis
Sampai saat berita ini ditulis berita tentang Bripda Saiful Bahri  banyak dicari di internet , demikian dengan blog saya ini , sejak saya menuliskan berita tentang si polteng Bripda Saiful Bahri  ini mendadak blog saya ini mengalami peningkatan pengunjung yang cukup segnifikian , tak tanggung2 blog saya mendadak 200 persen meningkat pengunjungnya , benar2 si polteng Bripda Saiful Bahri  ini menjadi magnet yang negitu besar .
Pertanyaannya apakah hanya cukup mengandalkan wajah ganteng si polteng Bripda Saiful Bahri  akan bertahan lama  dalam ketenaran ? kita ikuti terus saja perkembangannya
Lalu apakah si polteng ini sudah punya Pacar ? dengar2 sih Artis Cantik Sherina Munaff rela loh di penjara oleh si polteng
Tempat lahir : Subang
Tanggal lahir : 26 Oktober 1990 (atau berumur 21 tahun)
Ayah : H Encas Solihin (46 tahun)
Ibu : Dedeh Kurniasih (36 tahun)
Anak ke : 1 dari 3 bersaudara
Pendidikan : SMP-SMA di pesantren cirebon dan Al-Ma’soem Cileunyi Bandung
SPN (sekolah polisi negara) Cisarua Lembang
Satuan : Sabhara
Unit : Dalmas
Tempat kerja : Kepolisian Resort Kota Besar , Polrestabes Bandung
Lama bekerja : 2 tahun sd saat ini

Kamis, 23 Februari 2012

What is POSDCORB ?

POSDCORB..?? POSDCORB Menurut Luther M. Gullick dalam karyanya “Papers on the Science of Administration” mengatakan bahwa fungsi organik administration and manajemen adalah[1] : 
 1.  Planing (perencanaan) Proses menetapkan secara garis besar apa yang perlu dilakukan dan metode yang digunakan untuk melakukannya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan bagi organisasi (working out in broad outline the things that need to be done and the methods for doing them to accomplish the purpose set for the enterprise).[2] Menurut Drs.Malayu Hasibuan[3] Planing atau perencanaan adalah sebuah keputusan yang menjadi pedoman untuk mencapai suatu tujuan tertentu 
 2.  Organizing (pengorganisasian) - Penciptaan dari struktur otoritas formal dimana sub bagian kerja dapat diatur, dirumuskan, dan dikoordinasi, untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. - (the establishment of the formal structure of authority through which work subdivisions are arranged, defined and coordinated for the defined objective).[4] - Mengatur struktur dan proses-proses organisasional dengan cara pantas dan penting untuk mencapai tujuan-tujuan akhir.[5] - Pengorganisasian adalah aktivitas-aktivitas yang berkaitan yang berkaitan dengan penyusunan struktur yang dirancang untuk membantu pencapaian tujuan-tujuan telah ditentukan. Pengorganisasian merupakan suatu proses mengorganisasikan orang-orang untuk melaksanakan misi utama mereka.[6] 
 3. Staffing (pengadaan tenaga kerja) Kegiatan yang berhubungan dengan penentuan siapa-siapa yang melakukan seluruh pekerjaan sesuai dengan tugasnya bidang dan keahliannya masing-masing dalam organisasi tersebut serta merekrut dan mempekerjakan personalia untuk melaksanakan pekerjaan agen yang penting. Bila organizing menyusun wadah yang legaal tempat menampung segala kegiatan maka staffing berhubungan dengan penentuan tenaga-tenaga pelaksananya.Dengan kata lain menentukan fungsi personil keseluruhan akan menduduki tiap posisi serata memelihara kondisi yang favorabel.[7] 
 4. Directing (pemberian bimbingan) Directing yaitu kegiatan yang berhubungan dengan usaha-usaha bimbingan, memberikan guidance, saran-saran , perintah-perintah , instruksi-instruksi agar tujuan yang telah ditentukan semula dapat dicapai.Selainitu directing adalah kegiatan yang berhubungan dengan usaha-usaha bimbingan, memberikan guidance, saran-saran, perintah-perintah, instruksi-instruksi, agar tujuan yang telah ditentukan semula dapat dicapai.
 5.  Coordinating (pengkoordinasian) Koordinasi adalah sinkronisasi yang teratur (orderly synchronization) dari usaha-usaha (efforts) untuk mencapai pangaturan waktu (timing) dan terpimpin (directing) dalam hasil pelaksanaan yang harmonis dan bersatu untuk menghasilkan tujuan yang telah ditetapkan (stated objective).[8]. Selain itu pengkoordinasian yaitu kegiatan yang berhubungan dengan usaha menyatukan dan mengarahkan kegiatan dari seluruh echelon organisasi itu agar dalam setiap gerak dan langkahnya tertuju pada tujuan. Dengan kata lain adanya interelasi dari berbagai corak kerja 
 6. Reporting (pelaporan) Pelaporan adalah kegiatan berhubungan dengan laporan dari setiap kejadian, lancer tidaknya aktivitas, apakah ada kemajuan atau tidak. Ini kebalikan dari directing yang datang dari atasan kebawahan sedang ini dari bawah keatas. Disini terjadi “two-way traffic”[9]. Kegiatan eksekutif menyampaikan informasi tentang apa yang sedang terjadi kepada alasannya, termasuk menjaga agar dirinya dan bawahannya tetap mengetahui informasi lewat laporan-laporan, penelitian, dan inspeksi ( keeping those to whom the excutive is responsible informed as to what is going on, which those includes keeping himself and his subordinates inform through record , research, inspection). 
 7.  Budgeting (penganggaran) Penganggaran adalah fungsi yang berkenaan dengan pengendalian organisasi melalui perencanaan fiskal dan akutansi. Allen Schick mengungkapkan adanya tiga tujuan anggaran: pengawasan, manajemen, dan perencanaan. Sedangkan fungsi anggaran berdasarkan perjalankan historisnya terdiri dari empat macam yaitu: fungsi kontrol, fungsi manajemen, fungsi perencanaan, dan fungsi evaluasi. penyusunan anggaran belanja yaitu bagaimana uang itu digunakan, untuk keperluan apa, berapa banyaknya, termasuk kepada pos mana, kemudian dari sumber-sumber apa saja keuangan didapat. Bila terjadi deficit darimana kekurangan itu akan ditutup. 
       Didalam ilmu ekonomi ada istilah “hedging” yang oleh William H. fewman dalam bukunya “administration dan management”, memberikan keterangan sebagai berikut : “ by arranging operations so that losse in one area will be offset by gains in another or vice versa” atau kurang lebih adalah bahwa didalam suatu penyelenggaraan kerja, kerugian dalam suatu bidang dapat ditutup dengan keuntungan yang didapat dalam bidang lain dan sebaliknya[10]. Ditinjau dari segi penggerakan bawahan dalam rangka filsafat administrasi dan manajemen, dari rangkaian itu yang terpenting ialah fungsi directing. Directing sebagai konsep adalah lebih lunak dari comanding. Jika dihubungkan dengan masyarakat Amerika dan perkembangan ilmu administrasi yang telah semakin berkembang , dengan mudah dapat dipahami penggunaan istilah yang lebih lunak itu. Gullick menulis karyanya tahun 1930 pada waktu Ilmu Administrasi Negara telah lebih meningkat. Dari berbagai penjelasan yang menjadi klasifikasi dari berbagai penulis hampir serupa, namun ketika membahas tentang hubungan yang terjadi disaat perkembangan POAC menuju POSDCORB akan ada beberapa perspektif, namun dalam hal ini kami akan mengambil salah satu dari berbagai pendapat tersebut untuk menjadi panduan dalam analisis kami. Dalam buku Dasar-dasar Manajemen Umum karya Wursanto(1986:24-25), meyimpulkan bahwa PO atau planning dan organizing dalam semua teori adalah sama arti dan tiada pembedaan. Hanya saja pada saat di POSDCORB akan ada tambahan untuk planning yaitu budgeting, untuk masalah ini dapat kita lihat dari arti kedua kata tersebut dimana planning memiliki arti perencanaan untuk mencapai tujuan, dan budgeting memiliki makna sebagai penganggaran yang sangat berhubungan dengan rencana kerja atau program apa saja yang akan dilaksanakan sehingga perlu perhitungan cermat untuk menjalani sebuah rencana dalam bentuk optimalisasi penggunaan dana, planning dalam POSDCORB telah dengan jelas dipisahkan menjadi dua, sehingga yang dalam POAC perencanaan itu termasuk di dalamnya penganggaran dispesialisasikan dalam POSDCORB dengan dua aspek, yaitu perencanaan dan penganggaran. Maksud dan tujuan dari hal tersebut tak lain sebagai bentuk perubahan lebih baik untuk menjalani sebuah organisasi, namun terkadang pada prakteknya tak sedikit organisasi dalam memutuskan penganggaran juga langsung dibahas dalam perencanaan program kerja, sehingga tanpa pembedaan antara perencanaan dan penganggaran, hal tersebut mengingat juga berbagai bentuk factor pendukung untuk spesialisasi atau hanya perlu sekali jalan bisa menyelesaikan dua tugas. Sedangkan untuk perubahan atau tambahan menjadi adanya staffing (pengadaan/penempatan tenaga) dan yang erat hubungannya dengan hal ini ada coordinating (pengkoordinasian) untuk kerja yang merupakan pecahan dari organizing pada POAC. Untuk hal ini penulis melihat dari sudut pandang prinsip kerja dari staffing dan coordinating, yang merupakan bagian dari proses pengorganisasian, yaitu proses untuk penentuan tenaga yang seperti apa yang berhak dan bisa berada dimana. Sehingga untuk melakukan hal tersebut perlu pengorganisasian yang jelas dan sebagai upaya untuk membuat kejelasan dari pembagian tugas. 
       Selanjutnya dapat kita lihat adanya fungsi directing(pembimbingan), yang pada hal ini penulis menyimpulkan bahwa merupakan perubahan dari actuating(pergerakan) yang bermaksud sama yaitu proses dan upaya memobilisasi setiap sumber daya yang ada untuk partisipasi aktif dalam pencapaian tujuan yang telah menjadi keputusan bersama dan telah ditetapkan. Dan satu lagi hal terpenting yang merupakan cerminan dan perbaikan dari fungsi POAC dalam POSDCORB, yaitu controlling(pengawasan) menjadi reporting(pelaporan) sehingga kemajuan cara berpikir mengajarkan untuk membuat para tenaga untuk bisa melakukan tugas tanpa ada tekanan yang bersifat intimidasi peran sehingga dalam pelaksanaan kegiatan pekerjaan sering terganggu, namun hal tersebut tidaklah dilepaskan begitu saja karena telah ada directing yang merupakan kegiatan mengarahkan tenaga untuk melakukan tugasnya dengan baik dan sesuai tujuan sehingga nantinya mereka setelah bekerja hanya harus melakukan pelaporan dan bila ada kesalahan akan bisa dilakukan perbaikan dengan baik. POAC dan POSDCORB memiliki tujuan yang sama sebenarnya, yaitu bagaimana membeuat organisasi bisa tumbuh dan berkembang serta bisa mencapai tujuan yang diinginkan, namun untuk locus dari kedua fungsi tersebut tentu berbeda, karena POAC yang merupakan teori atau memiliki fungsi-fungsi yang lebih sederhana daripada POSDCORB maka penggunaannya pun lebih kepada organisasi yang baru tumbuh dan belum terlalu kompleks untuk tugas-tugas, berbeda dengan fungsi-fungsi yang ada di POSDCORB, fungsi-fungsi yang ada di POSDCORB lebih spesifik dan lebih kompleks, sehingga cocok untuk organisasi yang sudah besar dan berkembang, yang memerlukan sepesialisasi serta kejelasan dari peran masing-masing sumber daya, maka POSDCORB lebih banyak digunakan pada organisasi yang cenderung lebih besar dan kompleks. 

 [1]Wursanto.1983, Dasar-DasarManajemenUmum. Jakarta : Pustaka Dian. Hal. 23. 
 [2]Keban, Yeremias. 2004, Enam Dimensi Startegis Administrasi Publik: Konsep, Teori dan Isu. Yogyakarta: Gava Media. Hal. 112. 
 [3]Kencana,Inu,S. 2006, IlmuAdministrasiPublik ( EdisiRevisi). Jakarta : RinekaCipta. Hal. 75. 
 [4]Keban, Yeremias. 2004, Enam Dimensi Startegis Administrasi Publik: Konsep, Teori dan Isu. Yogyakarta: Gava Media. Hal. 112. 
 [5]Keban, Yeremias. 2004, Enam Dimensi Startegis Administrasi Publik: Konsep, Teori dan Isu. Yogyakarta: Gava Media. Hal. 112. 
 [6]Ibid. Hal. 115.
 [7]Rosyidi, Ero H. 1975. Organisasi dan Management. Bandung: Alumni. Hal. 88. 
 [8]Kencana,Inu,S. 2006, IlmuAdministrasiPublik ( EdisiRevisi). Jakarta : RinekaCipta. Hal. 86. 
 [9]Rosyidi, Ero H. 1975. Organisasi dan Management. Bandung: Alumni. Hal. 91-92. [10]Rosyidi, Ero H. 1975. Organisasi dan Management. Bandung: Alumni. Hal. 92.

Bayu Bloggest: Me "BAYU"

Bayu Bloggest: Me "BAYU"

Movies: 'UNDERWORLD: AWAKENING', Perang Besar


Sinopsis
Selama 12 tahun Selene (Kate Beckinsale) tak sadar apa yang sebenarnya telah terjadi. Ia berada dalam tahanan. Saat terbangun, Selene sadar kalau semuanya sudah berubah. Vampir dan lycan tak lagi jadi mitos. Keberadaan mereka telah diketahui manusia dan kini dua ras abadi ini harus jadi buruan.
Sejak mengetahui keberadaan vampir dan lycan, pemerintah mulai mengadakan penelitian untuk mencari rahasia kekuatan mereka. Manusia tak ingin ada vampir atau lycan yang tersisa di muka bumi. Perang besar pun dimulai dan kini dua ras superior itu harus hidup dalam ketakutan. Kalau dulu mereka bersembunyi karena tak ingin manusia tahu keberadaan mereka, kini mereka bersembunyi karena ketakutan.
Antigen, perusahaan milik Dr. Jacob Lane (Stephen Rea) adalah perusahaan yang selama ini menggunakan kedok mencari cara untuk memusnahkan vampir dan lycan. Di balik kedok itu, Antigen sebenarnya mencari cara untuk membuat lycan kebal terhadap pengaruh perak. Dr. Jacob Lane dan Quint (Kris Holden-Ried) sebenarnya adalah lycan, meski awalnya tak ada yang tahu.
Review
Bisa bertahan sampai bagian keempat adalah sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Dari sisi komersil, serial UNDERWORLD sampai saat ini memang bisa dibilang relatif sukses meski bagian ketiga yang jadi prekuel agak mengecewakan para fans. Kini Kate Beckinsale kembali ke serial ini dan sepertinya langkah ini disambut hangat oleh publik.
Kisah yang ditawarkan memang tak muluk-muluk. Naskah UNDERWORLD: AWAKENING ini memang dibuat sebagai naskah film laga. Tak ada kepura-puraan. Durasi yang kurang dari 90 menit juga membuat film ini tak terasa bertele-tele. Temponya memang cepat namun itu yang membuat film laga jadi menarik.
Soal karakter memang selalu terasa dua dimensi tapi itu bukan masalah dalam film action seperti ini. Kate Beckinsale - sama seperti di dua film sebelumnya - tampil mantap sebagai sosok Selene, prajurit vampir yang tak kenal ampun. Tanpa meremehkan peran pemain yang lain, AWAKENING ini memang filmnya Kate Beckinsale.
UNDERWORLD: AWAKENING mungkin bukan film yang layak jadi film terbaik Oscar tapi sebagai sebuah hiburan, film ini sudah layak masuk hitungan.(kpl/roc)
Genre:Horor/ Action
Release Date:January 20, 2012
Director:Måns Mårlind, Björn Stein
Screenplay:John Hlavin
Producer:Len Wiseman, David Kern, Skip Williamson, Gary Lucchesi
Distributor:Screen Gems
Runtime:88 minutes
Budget:US$70 million
Official Site:www.entertheunderworld.com

Trailer Film UNDERWORLD: AWAKENING